Kampanye merupakan tindakan
komunikasi yang bersifat goal oriented. Kampanye
harus dikelola secara sistematis dan strategis, sehingga dapat dikatakan
kampanye adalah kegiatan komunikasi yang terorganisasi secara sitematis. Diperlukan
sentuhan manajemen, yaitu pengelolaan secara efektif, efisien, memanfaatkan
seluruh sumber daya yang ada guna mencapai tujuan yang diharapkan. Diperlukan
prinsip dasar manajemen, berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi terhadap
setiap kegiatan kampanye.
A.
PERENCANAAN KAMPANYE
Kampanye
ibarat sebuah perjalanan dari satu titik ke titik yang lain, yaitu titik
tujuan, maka orang harus bergerak ke arah yang tepat. Perencanaan Kampanye adalah peta
dalam perjalanan kampanye untuk menciptakan keteraturan dan kejelasan arah
tindakan dan tujuan.
Perencanaan
harus dilakukan dalam kampanye:
- Memfokuskan usaha
- Mengembangkan sudut pandang berjangka waktu panjang
- Meminimalisasi kegagalan
- Mengurangi konflik
- Memperlancar kerjasama dengan pihak lain
- Aspek-aspek perencanaan kampanye:
- Apa yang ingin dicapai?
- Siapa yang akan menjadi sasaran?
- Pesan apa yang akan disampaikan?
- Bagaimana menyampaikan?
- Bagaimana mengevaluasinya?
Menjawab pertanyaan di atas, jawaban
yang disajikan adalah isi dari format perencanaan kampanye terdiri dari
komponen-komponen :
- Analisis masalah
- Tujuan program kampanye
- Pesan kampanye
- Sasaran kampanye
- Strategi dan taktik kampanye
- Alokasi waktu dan sumber daya
- Metode analisis
B.
PELAKSANAAN KAMPANYE
Pelaksanaan program kampanye yang
didasarkan kepada perencanaan yang baik akan mencapai sasaran yang tepat dan
pencapaian tujuan. Pelaksana juga dapat bertindak secara sistematis , terarah
dan antisipatif.
Pelaksanaan program kampanye adalah
penerapan dari konstruksi rancangan program yang telah ditetapkan secara
konsisten. Meskipun terhadap situasi tertentu memerlukan penyesuaian di
lapangan.
C.
EVALUASI KAMPANYE
Kampanye adalah kegiatan yang
melibatkan investasi besar, bukan hanya uang, tetapi juga sumber daya lainnya,
seperti waktu, pikiran , tenaga dan teknologi, maka evaluasi terhadap program
kampanye mutlak diperlukan.
Pelaku kampanye yang secara
berkelanjutan melakukan evaluasi, maka disebut profesional campaigner.Pelaku ini menerima masukan untuk perbaikan
pencapaian tujuan kampanye.
Evaluasi kampanye diartikan sebagai
uapaya sistematis untuk menilai berbagai aspek yang berkaitan dengan proses
pelaksanaan dan pencapaian tujuan. Evaluasi tidak hanya dilakukan pada
saat kampanye berakhir, tetapi juga saat kampanye masih berlangsung, sehingga
yang perlu diperhatikan melakukan evaluasi kampanye adalah bagaimana kampanye
dilaksanakan, dan apa hasil yang dicapai sebagai konsekuensi pelaksanaan
program kampanye. Evaluasi juga terhadap perencanaan sampai dengan
pelaksanaan dan pencapaian tujuan.
Pencapaian tujuan kampanye, bisa
dilihat pada perubahan kesadaran, sikap, dan perilaku publik sesuai tujuan yang
ditetapkan. Termasuk pula fungsi media dan evaluasi efisiensi pembiayaan.
Mengapa melakukan evaluasi kampanye?
1. Evaluasi
dapat memfokuskan usaha yang dilakukan
2. Evaluasi menunjukkan keefektifan pelaksana
kampanye merancang dan mengimplementasikan programnya.
3. Memastikan
efektifitas dan efisiensi beaya
4. Evaluasi
membantu pelaksana menetapkan tujuan secara
realisitis, jelas dan terarah
5. Evaluasi membantu akuntabilitas pelaksana kampanye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar